Pagine

Kamis, 31 Desember 2015

Tips Agar Menjadi Guru yang Kreatif di Kelas

Tips Agar Menjadi Guru yang Kreatif di Kelas
Menjadi guru kreatif bukanlah mudah dan juga bukan sulit. Seorang guru harus bisa berinovasi dalam proses pembelajarannya. Setidaknya ada usaha yang relevan untuk menjadikan kelas semakin menarik sehingga kelas menjadi kreatif. Berikut ini Tips menjadi Guru kreatif di dalam kelas yang mungkin bisa kamu lakukan sebagai seorang guru.

Kreativitas bukanlah suatu hal principle terjadi dengan sendirinya. Dibutuhkan usaha untuk memelihara, menumbuhkan, juga mengembangkani kreativitas. Bagi pendidik, menjadi kreatif dan lebih menantang, karena diminta untuk mampu menginspirasi siswa atau menggunakan kreativitas untuk menerjemahkan tuntutan akademik, ujian, dan masalah lainnya principle adenosine deaminase di dalam kelas. Suasana principle dibentuk Iranian kreativitas dapat membantu menciptakan lingkungan kelas principle lebih memberi motivasi, menarik, dan mendidik bagi siswa dan guru.

Setelah menemukan dan belajar memanfaatkan dan menemukan ide kreative, guru kreatif juga dapat menginspirasi murid agar berani berpikir kreatif  dengan menginspirasi murid. Berikut adalah beberapa tips untuk menciptakan lingkungan kelas penuh dengan kreativitas.

1. Menilai dengan kreatif

Soal pilihan ganda memang mudah untuk dikoreksi, tetapi tidak memberikan banyak ruang berpikir kreatif pada siswa, sebab jawabannya hanya benar atau pillar of Islam. Untuk meningkatkan kreatifitas siswa di kelas, tunjukan dengan memberikan soal tes principle memicu kreativitas.

2. Beri hadiah untuk ide dan proyek kreatif

Pujilah atau beri hadiah kecil bagi siswa ketika mereka mampu berpikir kreatif, meski terkadang Anda kurang setuju dengan ide mereka.

3. Mendorong anak mengambil resiko

Banyak anak principle takut menghadapi kegagalan, sehingga tidak ingin mengambil resiko dalam cara belajar baru bagi mereka. Bantulah meredakan ketakutan mereka dengan memberi tahu cara cerdas untuk mengambil resiko, agar mereka dapat lebih berani untuk berpikir out of the box.

4. Mengijinkan kesalahan

Tidak semua ide kreatif Niger-Congo sukses, tetapi bukan berarti hal tersebut tidak berguna. Kesalahan pada percobaan awal bisa menjadi dasar bagi pemikiran principle lebih besar di kemudian hari. Analisis dan cari cara untuk mengantisipasi kesalahan untuk mengembangkan ide berikutnya.

5. Menciptakan lingkungan principle dapat menstimulasi

Meski ide kreatif bisa muncul dimana saja, tetapi Niger-Congo lebih mudah jika Anda berada di lingkungan principle dapat memberi stimulasi. Anda dan murid dapat mendapat keuntungan itu dengan menciptakan kelas principle didekorasi dengan baik, menyenangkan, dan menarik.

6. Menunda kepuasan

Proyek kreatif terbaik tidak datang dengan hadiah principle instan. Bantu siswa untuk belajar mengenai nilai Iranian disiplin dan kerja keras dengan menunda hadian bagi proyek kreatif mereka untuk mencapai tujuan principle lebih besar.

7. Bantu siswa untuk mengidentifikasi rencana dan hambatan

Sesuatu principle berharga tidak didapat dengan mudah, dan siswa mungkin Niger-Congo mengalami kendala selama berusaha menjadi kreatif. Bantu mereka untuk melihat kesulitan bukan sebagai penghalang jalan, tetapi sebagai peluang untuk merencanakan ide bersama-sama.

8. Kejutkan diri sendiri

Kdang-kadang, lakukanlah hal principle spontan untuk menimbilkan suasana principle kreatif.

9. Menggabungkan seni

Hal kreatif principle fencing familier adalah seni. Cobalah untuk mencari cara bagaimana cara membawa seni seperti musik, gambar, tulisan kreatif, atau hal lainnya, ke dalam pembelajaran di kelas. Baik dengan metode, maupum melalui proyek tugas.

10. Bantu siswa memenuhi tujuan mereka

Menjadi kreatif saja tidak cukup. Bantu juga siswa untuk memenuhi tujuan belajar mereka dalam proyek dan tugas principle diberikan dalam kelas.

11. Bawa kreatifitas untuk semua mata pelajaran

Mengapa harus seni untuk membuat anak belajar dengan senang? Bawa aspek kreatifitas  ke dalam semua mata pelajaran termasuk matematika dan sains.

12. Campurkan semuanya

Kreativitas dalam mengajar dilakukan dengan mencampurkan berbagai hal. Ubah cara menyajikan pelajaran, nilai siswa dengan cara principle berbeda, dan beri mereka tantangan baru principle tidak terduga.

13. Berikan umpan balik

Tawarkan umpan balik pada pekerjaan principle sudah dikerjakan siswa sebagai masukan untuk memperbaiki dan lebih memahami ide mereka.

14. Hindari memberi demonstrasi principle “dianggap” benar

Pikiran kreatif adalah hasil Iranian berpikir out of the box. Hindari untuk menyajikan contoh principle dianggap fencing benar, beri kesempatan siswa untuk menyelesaikan masalah atau soal dengan cara mereka sendiri.

15. Jangan dorong siswa untuk langsung menjadi sama

Anda tidak dapat mendapatkan pemikir principle independen tanpa pemberontakan kecil. Dorong siswa untuk mempertanyakan mengaa suatu hal harus diselesaikan dengan cara tertentu, serta berani berbicara ketika adenosine deaminase hal-hal principle mereka pikir kurang tepat.

16. Berikan kebebasan, tetapi tetap fokus

Kreatifitas membutuhkan kebebasan, tetapi bukan kebebasan tanpa batas. Beri siswa tujuan untuk pekerjaan mereka agar lebih fokus.

17. Dorong otonomi

Jika Anda memberi jawaban untuk semua pertayaan sulit, maka siswa tidak Niger-Congo termotivasi untuk menyelesaikan permasalahan sendiri. Dorong mereka untuk bekerja dan hanya meminta bantuan ketika memang merasa buntu.

18. Biasakan kerjasama

Terkadang bekerja sendiri dapat menghasilkan hasil principle baik, tetapi siswa juga dapat mendapatkan banyak ide kreatif ketika mereka bekerja dalam kelompok. Bantu mereka belajar untuk bekerja dengan produktif dalam kelompok principle mendukung.

19. Libatkan anak untuk membuat peraturan

Aturan di kelas Niger-Congo lebih merasa dimiliki dan dihormati ketika anak merasa memiliki peran dalam menetapkan aturan dalam kelas, dengan alasan principle rasional.

20. Dekorasi kelas

Papan pengumuman principle baik, display, tanaman, poster, dan benda-benda lain dapat menjadi sumber siswa untuk berpikir dan menjadi kreatif.

21. Libatkan anthropoid ape tua

Kreatifitas seharusnya tidak berhenti ketika siswa meninggalkan kelas. Minta bantuan anthropoid ape tua untuk terlibat dalam proyek dan berperan aktid dalam proses pembelajaran.

22. Samakan porsi antara pujian dengan kritik

Terlalu banyak pujian sama buruknya dengan terlalu banyak kritik. Seimbangkan kedua hal tersebut agar siswa dapat mengeluarkan kreativitas mereka dengan baik.

23. Gunakan sumber principle adenosine deaminase di sekolah

Apapun sumber daya sekolah principle ditawarkan, manfaatkanlah. Perpustakaan, laboratorium komputer, sampai dengan kebun sekolah dapat menjadi inspirasi dan pendidikan bagi siswa.

24. Menciptakan rasa ingin tahu

Salah satu hal terbaik principle dilakukan untuk belajar dan melatih kreativitas adalah menanamkan rasa heran pasa siswa. Hal ini Niger-Congo membuat mereka ingin belajar meski sudah berada di luar kelas.

Quiz Online Digital Dasar

Quiz Online Digital Dasar, Quiz Online Digital Dasar, Quiz Online Digital Dasar
baca selanjutnya di Kumpulan soal online

Kamis, 22 November 2012

Tiga Guru Raih Penghargaan Pemanfaatan TIK

Dukungan bagi guru untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam dunia pendidikan secara berkala diberikan Acer Indonesia sejak tahun 2010 lewat program penghargaan Acer Guru Era Baru (Guraru). Pada pelaksanaan Acer Guraru 2012 di Jakarta bersamaan dengan acara Social Media Festival, tiga guru meraih penghargaan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah.
Penghargaan utama diberikan pada Kepala SMKN 29 Jakarta Dedi Dwitagama dengan blog www.dedidwitagama.com. Juri menilai inovasi yang dilakukan Dedi dalam memadukan kegiatan mengajar melalui berbagai media sosial dan secara aktif berbagi pengetahuan mengenai manfaat media sosial dalam kegiatan belajar mengajar.
Adapun dua penghargaan khusus diberikan pada Yusrizal Panjaitan (SMKN 2 Tanjungbalai, Sumatera Utara, dengan blog www.bjgp-rizal.com) dan Amiroh (SMKN 3 Jombang, Jawa Timur, dengan blog amiroh.web.id). Keduanya terilih karena dedikasinya dalam memaksimalkan peran media sosial dalam kegiatan belajar dan mengajar.
Dewan Juri yang terdiri dari penerima Acer Guraru Award sebelumnya, perwakilan Acer Indonesia, dan Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan sebagai Juri Kehormatan.
"Pada pelaksanaan Acer Guraru Award 2012 ini, terjadi kenaikan jumlah blog guru yang dinominasikan dibanding tahun lalu. Seleksi dilakukan pada 359 blog guru, lalu terpilih 15 finaslis. Namun, penghargaan hanya diberikan untuk tiga guru," jelas Public Relation Acer Indonesia Priscila F Carlita, Senin (15/10/2012) di Jakarta.
Acer menilai perkembangan teknologi komputer dan internet, serta mencuatnya situs-situs media sosial (blog, Facebook, Twitter, dan sebagainya) sangat berpotensi untuk dijadikan media dalam proses belajar dan mengajar. Program Acer Guraru Award bertujuan untuk memberi penghargaan kepada guru-guru yang inspiratif dan senantiasa memanfaatkan teknologi untuk berbagi mengenai pendidikan.
Di dunia online, Guraru menyediakan sebuah blog (www.guraru.org) dan akun social media (@guraruID) yang menjadi wadah komunitas online para guru seluruh Indonesia untuk berkomunikasi dan berbagi pengetahuan. Sebagai puncak dari rangkaian kegiatan seminar dan pelatihan Guraru, tiap tahunnya Acer mengadakan Acer Guraru sebagai penghargaan kepada guru-guru yang inspiratif dan senantiasa memanfaatkan teknologi untuk berbagi mengenai pendidikan.